Hospital Management System

Sistem Informasi Pelayanan dan Manajemen Kesehatan

1.

Dasar Hukum

a. Undan-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
b. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis
c. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 tahun 2003 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit.

2.

Definisi

a. Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang memperoses dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan rumah sakit dalam bentuk jaringan koordinasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi secara tepat dan akurat, dan merupakan bagian dari Sistem Informasi Kesehatan.
b. Sistem Informasi Kesehatan adalah seperangkat tatanan yang meliputi data, informasi, indikator, prosedur, teknologi, perangkat, dan sumber daya manusia yang saling berkaitan dan dikelola secara terpadu untuk mengarahkan tindakan atau keputusan yang berguna dalam mendukung pembangunan kesehatan..
c. Setiap Rumah Sakit wajib menyelenggarakan SIMRS. Penyelenggaraan SIMRS dapat menggunakan aplikasi dengan kode sumber terbuka (open source) yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan atau menggunakan aplikasi yang dibuat oleh Rumah Sakit.
d. Pengelolaan dan pengembangan SIMRS harus mampu meningkatkan dan mendukung proses pelayanan kesehatan di Rumah Sakit yang meliputi:
1) Kecepatan, akurasi, integrasi, peningkatan pelayanan, peningkatan efisiensi, kemudahan pelaporan dalam pelaksanaan operasional;
2) Kecepatan mengambil keputusan, akurasi dan kecepatan identifikasi masalah dan kemudahan dalam penyusunan strategi dalam pelaksanaan manajerian; dan
3) Budaya kerja, transparansi, koordinasi antar unit, pemahaman sistem dan pengurangan biaya administrasi dalam pelaksanaan organisasi.
e. Arsitektur SIMRS paling sedikit terdiri atas kegiatan pelayanan utama (front office), kegiatan administratif (back office), dan komunikasi dan kolaborasi. Selain itu dapat mengembangkan SIMRS dengan menambahkan arsitektur pendukung yang berupa Picture Archiver System (PACS), Sistem Manajemen Dokumen (Document Management System), Sistem Antar Muka Peralatan Klnik, serta Data Warehouse dan Business Intelegence.

3.

Kegiatan

a. Customized Program berdasarkan Proses Bisnis spesifik masing-masing rumah sakit
b. Instalasi Software
c. Uji Coba & Training
d. Koreksi Bug
e. Serah Terima Pekerjaan
f. Maintenance

4.

Deskripsi Modul

a. Modul Registrasi
b. Modul Regristasi
c. Modul Apotek
d. Modul Laboratorium
e. Modul Radiologi
f. Modul Rekam Medis
g. Modul IGD
h. Modul Rawat Jalan
i. Modul Rawat Inap
j. Modul Kamar Operasi
k. Modul Kamar Bersalin
l. Modul Fisioterapi
m. Modul Kardiologi
n. Modul Purchasing
o. Modul Gudang
p. Modul Personalia
q. Modul Gizi
r. Modul Back Office
s. Modul Penjamin
t. Modul Akuntansi
u. Modul Data Master
v. Modul Administrator
Masing-masing Modul akan mengakomodasi ke-4 konsep dasar proses bisnis rumah sakit, yaitu Billing, Rekam Medis, Inventory, dan Keuangan. Keempat konsep tersebut dilengkapi pula dengan Modul Unit Cost untuk menentukan Tarif Dasar (single atau multi tarif) pelayanan rumah sakit; Modul Logistic Forecasting untuk perencanaan perbekalan farmasi di rumah sakit; Modul Human Resource Development untuk pengelolaan SDM di rumah sakit; dan Modul Clinical Pathway yang dapat diintegrasikan dengan plafon tarif INA-CBGs.

5.

Paket Produk